Fakta-fakta Nilai Vital Lahan Basah Bagi Kehidupan

Dilansir dari wetlands Internasional Lahan basah meliputi sebagian kecil dari permukaan bumi ini, namun merupakan sistem yang sangat penting bagi alam seperti halnya pembuluh darah, lahan basah menjadi jaringan penting bagi seluruh bentang alam. Kekayaan alam termasuk didalamnya keanekaragaman hayatinya sangat besar dan penting untuk kehidupan manusia. Lahan basah berfungsi sebagai sumber dan pemurni air, pelindung pantai dan penyimpan karbon terbesar di planet ini. Lahan basah juga sangat penting untuk pertanian dan perikanan. Oleh karenanya dunia tanpa lahan basah seperti dunia tanpa air.

Contoh dari lahan basah antara lain bakau, lahan gambut, rawa-rawa, sungai, danau, delta, daerah dataran banjir, sawah, dan terumbu karang.

Indonesia sendiri sebagai negara kepulauan juga dengan banyaknya sungai sampai danau di daratan memiliki ekosistem lahan basah terluas di Asia, setelah China, dengan luas lahan basah sekitar ± 40,5 juta Ha, atau sekitar 20% dari luas kawasan Indonesia. Dari luasan tersebut 10% merupakan lahan gambut atau sekitar 20 juta ha (Rieley, 1996).

Jadi tahu kan bagaimana pentingnya menjaga lahan gambut ini? Karena salah satunya sebagai penyimpan karbon terbesar di bumi ini!

Apa saja manfaatnya?

Berikut ini fakta-fakta mengenai manfaat lahan basah ;

Kesejahteraan Masyarakat

Lahan basah seringkali dijadikan sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan menggunakan lahan basah secara bijaksana dan diversifikasi mata pencaharian masyarakat lokal akan memungkinkan bagi kita untuk mngurangi laju tren penurunan lahan basah, sekaligus mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Daya dukung lingkungan dari adanya lahan basah yang terjaga dapat meningkatkan potensi sumber daya alam berbagai macam mata pencaharian bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Mencukupi air bersih

Kebutuhan akan air telah meningkat dua kali lipat lebih banyak dari laju pertambahan penduduk. Kebutuhan air untuk konsumsi manusia, pertanian dan energi semakin meningkat. Dengan meningkatkan pengelolaan air dan pemulihan lahan basah, persediaan air dapat terjaga.

Makanan yang melimpah

Dengan memperbaiki praktek pengelolaan air dan pertanian di lahan basah yang disertai dengan mengintegrasikan pengelolaan berbasiskan lahan basah kedalam kawasan pertanian, ketahanan pangan jangka panjang dapat terjamin dan keanekaragaman hayati pun meningkat.

Upaya Mitigasi Bencana

Dampak bencana alam maupun bencana buatan manusia semakin meningkat karena terjadinya perubahan iklim, adanya pembangunan yang tidak terencana dan semakin rusaknya kondisi lingkungan.  90% dari bencana yang terjadi tersebut berhubungan dengan air. Untuk mengurangi kerusakan dan kehilangan akibat bencana, mengembalikan lahan basah yang hilang dan memperbaiki lahan basah yang telah rusak merupakan salha satu solusinya.

Penyimpan karbon

Lahan basah merupakan salah satu penyimpan karbon permukaan (top carbon) bumi. Dengan melestarikan dan memulihkan lahan basah kita bisa mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kemampuan kita untuk beradaptasi dengan perubahan iklim, meningkatkan keanekaragaman hayati, keatahanan air dan kesejahteraan manusia.

Keanekaragaman hayati  dan keindahan alam

Lahan basah mendukung kekayaan alam yang berlimpah dan unik, tetapi keanekaragaman hayati air tawar telah menurun drastis sejak tahun 1970-an. Tindakan bersama baik individu, kelompok masyarakat, pemerintah dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk membalikkan tren ini.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *