Lidah Buaya

Tanaman ini dapat hidup di tempat yang berhawa panas / ditanam orang di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Daunnya agak runcing berbentuk taji, tebal, getas, tepinya bergerigi / berduri kecil, permukaan berbintik-bintik. Bunga bertangkai yang panjangnya 60-90 cm, bunganya berwarna kuning kemerahan (jingga), banyak di Afrika bagian Utara, Hindia Barat.

Lidah buaya (Aloe vera) adalah spesies tumbuhan dengan daun berdaging tebal dari genus Aloe. Tumbuhan ini bersifat menahun, berasal dari Jazirah Arab, dan tanaman liarnya telah menyebar ke kawasan beriklim tropis, semi-tropis, dan kering di berbagai belahan dunia. Tanaman lidah buaya banyak dibudidayakan untuk pertanian, pengobatan, dan tanaman hias, dan dapat juga ditanam di dalam pot.

Kandungan penting :

Sifat kimiawi dan efek farmakologis : rasa pahit, dingin. Anti radang, pencahar (Laxative), parasitiside. Herba ini masuk ke meridian jantung, hati dan pankreas. Kandungan kimia : Aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloeemodin, aloenin, aloesin.

Khasiat :

Obat cacing, luka bakar, bisul, luka bernanah, amandel, sakit mata, keseleo, kosmetik, jerawat.

Cara penggunaan :

  1. Pemakaian luar :

Penyubur rambut : Daun lidah buaya segar secukupnya dibelah, diambil bagian dalam yang rupanya seperti agar-agar, digosokkan ke kulit kepala sesudah mandi sore, kemudian dibungkus dengan kain, keesokan harinya rambut dicuci. Dipakai setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai hasil yang memuaskan.

2. Kencing manis (DM)

Satu batang lidah buaya dicuci bersih, dibuang durinya, dipotong-potong seperlunya direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1,5 gelas. Diminum sehari 3 kali 1/2 gelas, sehabis makan.

3. Batuk rejan

Daun sekitar 15-18 cm, direbus kemudian ditambah gula, lalu diminum.

4. Syphilis

Bunga ditambah daging, direbus, kemudian diminum.

5. Cacingan, susah buang air kecil

15-30 gram akar kering lidah buaya direbus, kemudian diminum.

6. Luka terpukul, luka dalam (muntah jarah)

10-15 gram bunga kering lidah buaya direbus, diminum.

7. Kencing darah

15 gram daun lidah buaya diperas, ditambah 30 gram gula, ditambah air beras secukupnya, kemudian diminum.

8. Wasir

1/2 batang daun lidah buaya dihilangkan duri-durinya, cuci bersih lalu diparut. Tambahkan 1/2 cangkir air matang dan 2 sendok makan madu, diaduk, dan saring. Kemudian diminum sehari 3 kali.

9. Sembelit

1/2 batang daun lidah buaya dicuci dan dibuang kulit dan durinya, isinya dicincang, lalu diseduh dengan 1/2 cangkir air panas dan tambahkan 1 sendok makan madu, dimakan saat hangat sehari 2 kali.

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara