Hijau – Gerakan Peduli Lingkungan

Seledri

Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikategorikan sebagai sayuran, perkebunan seledri di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk. Tumbuhan berbonggol dan memiliki batang basah bersusun ini, pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan diantaranya seledri yang umbinya dapat dimakan.

Kandungan penting :

Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain (per 100 gr) :

  1. Kalori sebanyak 20 kalori
  2. Protein 1 gram
  3. Lemak 0,1 gram
  4. Hidrat arang 4,6 gram
  5. Kalsium 50 mg
  6. Fosfor 40 mg
  7. Besi 1 mg
  8. Vitamin A 130 SI
  9. Vitamin B1 0,03 mg
  10. Vitamin C 11 mg dan 63% bagian dapat dimakan

Daun selendri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.

Khasiat dan Cara penggunaan :

  1. Hipertensi

Bahan : daun seledri secukupnya. Cara membuat : diperas dengan air masak secukupnya kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan dilakukan secara teratur. Catatan : penggunaan berlebihan berbahaya.

2. Berguna untuk obat mata yang memiliki khasiat mengatasi sakit mata kering

Bahan : 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai daun kemangi. Cara membuat : semua bahan tersebut ditumbuk bersama kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan : diminum biasa.

3. Reumatik

Bahan : 1 tangkai daun seledri. Cara menggunakan : dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.

 

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara

Exit mobile version