Temu Mangga

Habitus : Semak, tinggi 1-2 m. Batang : Semu, tegak, lunak, batang di dalam tanah membentuk rimpang, hijau. Daun : Tunggal, berpelepah, lonjong, tepi rata, ujung dan pangkal meruncing, panjang kurang lebih 1 m, lebar 10-20 cm, pertulangan menyirip, hijau. Bunga : Majemuk, di ketiak daun, bentuk tabung, ujung terbelah, benang sari menempel pada mahkota, putih, putik, silindris, kepala putik bulat, kuning, mahkota lonjong, putih. Buah : Kotak, bulat, hijau kekuningan. Biji : Bulat, Coklat. Akar : Serabut, Putih.

Nama daerah :

Temu Mangga (Jawa)

Kandungan penting :

β-hexosaminidase senyawa ini berfungsi sebagai anti alergi pada tubuh. Selain itu temu manga juga mengandung beberapa senyawa atsiri yang dapat menjaga kesehatan organ pencernaan. Kemudian temu manga memiliki beberapa kandungan senyawa yang bersifat antioksidan di dalamnya yang dapat menangkal efek dari radikal bebas pada tubuh.

Khasiat dan Cara penggunaan :

  1. Mengecilkan rahim dan untuk penambah nafsu makan. Untuk mengecilkan rahim dipakai kurang lebih 100 gram rimpang Curcuma mangga dicuci, di parut, diperas, dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.
  2. Menyembuhkan penyakit Maag

Temu mangga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit maag yang disebabkan karena iritasi atau luka pada dinding lambung yang menyebabkan rasa yang sangat nyeri. Hal ini dikarenakan temu mangga memiliki kandungan atsiri di dalamnya yang merupakan kandungan anti inflamasi yang dapat menyembuhkan luka lebih cepat.

Selain itu, kandungan kurkumin pada temu mangga juga memiliki peran dalam menyembuhkan penyakit maag dengan cara merangsang tubuh untuk lebih banyak menghasilkan lendir yang berfungsi melindungi lambung dari iritasi yang dapat menyebabkan penyakit maag.

3. Anti Kanker

Temu mangga juga memiliki kandungan senyawa yang dapat menghalangi pertumbuhan sel kanker pada tubuh. Kandungan kurkumin di dalam temu mangga dapat berperan dalam membunuh dan mengatasi sel kanker pada tubuh agar tidak menyebar dan menjalar ke seluruh tubuh.

Kurkumin diketahui dapat menghambat poliferasi yang dilakukan oleh sel kanker, dimana dapat mengakibatkan sel kanker tidak menyebar dan kemudian mati.

4. Kaya Antioksidan

Senyawa antioksidan merupakan salah satu senyawa yang banyak terdapat pada temu mangga. Salah satu senyawa antioksidan pada temu mangga adalah vitamin C.

Vitamin C merupakan senyawa yang dapat merangsang tubuh untuk lebih banyak memproduksi sel darah putih yang merupakan komponen utama sebagai sistem imunitas pada tubuh. Sistem imunitas tubuh yang kuat dapat menangkal efek dari radikal bebas pada tubuh.

Selain itu, senyawa kurkumin yang merupakan senyawa khas pada keluarga temu-temuan, memiliki sifat antioksidan yang dapat menjaga tubuh dari faktor eksternal maupun internal dari radikal bebas.

5. Mengatasi Anemia

Temu mangga diketahui dapat digunakan dalam mengatasi penyakit anemia atau kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah. Hal ini dikarenakan temu mangga memiliki senyawa zat besi yang lumayan banyak.

Zat besi merupakan salah satu komponen utama yang menyusun sel darah merah, dimana zat besi dibutuhkan untuk berikatan dengan hemoglobin dan myoglobin yang merupakan 2 zat penting pada sel darah merah yang berguna untuk mengikat oksigen.

Myoglobin dan hemoglobin berfungsi mengikat oksigen untuk digunakan sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru untuk disalurkan ke seluruh jaringan pada tubuh.

6. Mencegah penuaan dini

Temu mangga memiliki kandungan senyawa yang dapat mencegah terjadinya penuaan diri pada tubuh, senyawa tersebut adalah vitamin E. Vitamin E merupakan salah satu asupan vitamin yang sangat baik bagi tubuh terutama pada kulit. Vitamin E diketahui dapat mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit karena dapat mengganti sel-sel kulit yang telah mati dengan sel-sel yang baru. Hal ini dikarenakan vitamin E merangsang tubuh untuk lebih banyak memproduksi kolagen yang dapat menggantikan sel kulit mati pada tubuh.

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara, idnMedis