Search
Generic filters
Pameran Piturur Bambu Borobudur 2022 12

Fakta Terkait Bambu

QR Code

Pertumbuhan Cepat: Bambu adalah tanaman yang tumbuh paling cepat di dunia. Telah dicatat tumbuh 47,6 inci dalam 24 jam. Beberapa spesies bahkan dapat tumbuh lebih dari satu meter per hari dalam kondisi optimal. Sebuah bambu baru mencapai ketinggian penuhnya dalam waktu kurang dari setahun.

Udara

  • Bambu menyerap karbondioksida pada tingkat 17 ton per hektar setiap tahun. Ini dapat bertindak sebagai penyerap karbon yang berharga mengingat seberapa cepat tanaman tumbuh.
  • Hutan bambu menyerap Co2 : 62 ton/Ha/th, sementara hutan tanaman lain yang masih baru hanya menyerap 15 ton/Ha/tahun.
  • Bambu melepaskan oksigen sebagai hasil fotosintesis 35% lebih banyak dari pohon yang lain.
  • Bambu yang ditanam sebagai pagar di rumah sakit dan sekolah dapat meredam suara bising dan menyaring polusi udara.

Air

  • Penelitian di China, hutan bambu mampu meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah hingga 240%.
  • Dibandingkan hutan pinus dibandingkan dengan pepohonan yang hanya menyerap air hujan 35-40% air hujan, bambu dapat menyerap air hujan hinga 90%.
  • Penghijauan dengan bambu pada bekas tambang batu bata di India mampu meningkatkan muka air tanah 6,3 meter dalam 4 tahun.
  • Akar tanaman bambu dapat berfungsi sebagai penahan erosi guna mencegah bahaya banjir

Tanah

  • Bambu tidak perlu pupuk untuk tumbuh. Ia bisa memupuk sendiri dengan menjatuhkan daun dan menggunakan nutrisi untuk tumbuh.
  • Bambu adalah tanaman yang toleran terhadap kekeringan. Mereka bisa tumbuh di padang pasir.
  • Bambu dapat dipanen dalam 3-5 tahun dibandingkan dengan pohon kayu lunak yang paling banyak terjadi pada 20 hingga 30 tahun.
  • Bambu sangat kuat dan kokoh. Telah digunakan sebagai penyangga beton serta perancah, jembatan dan rumah.
  • Bambu memiliki jaringan luas akar bawah tanah dan rimpang yang mencegah kerusakan tanah.
  • Bambu mendinginkan udara di sekitarnya hingga 8 derajat di musim panas.
  • Beberapa spesies bambu, terutama bambu ‘berlari’, dapat invasif karena sistem akarnya yang luas, yang memungkinkan mereka menyebar dengan cepat. Namun, tidak semua spesies invasif, dan dengan pengelolaan yang tepat, dampak lingkungan dapat dikurangi.
  • Rumput bambu menjadi tempat berkembang biaknya jamur Trichoderma yang merupakan mikrobia yang baik bagi kesuburan tanah.

Manfaat Ekologi Bambu

Dari beberapa fakta diatas, bambu mampu memperbaiki kualitas air, tanah dan udara sehingga meningkatkan kualitas lingkungan hidupnya ;

  • Pelindung ekosistem,
  • Penguat tanah mencegah erosi,
  • Pelindung bantaran sungai dari gerusan arus air,
  • Pelindung tebing agar tidak mudah longsor,
  • Penyubur tanah & pelindung struktur tanah,
  • Pelindung daerah tangkapan air yang sangat baik, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas air bawah tanah,
  • Penghasil oksigen, peredam panas dan penyejuk udara,
  • Pelindung dari angin dan hujan abu gunung api,
  • Peredam polusi suara dan sebagainya