Search
Generic filters
Pameran-Piturur-Bambu-Borobudur-2022-19-scaled

Konstruksi Bangunan Bambu Tangguh Bencana

QR Code

Material bambu telah digunakan secara turun temurun oleh masyarakat sebagai bahan bangunan seperti tiang penyangga bangunan, lantai, dinding, pintu jendela, rangka atap, dan atap. Selain menghasilkan sirkulasi udara yang baik, bangunan bambu juga memiliki nilai arsitektur tinggi serta nilai adat yang khas.

Dan sekarang bambu dipilih kembali menjadi bahan bangunan modern untuk struktur kolom beton maupun dinding semen karena lebih kuat dari baja. Jenis jenis bambu tertentu memiliki kekuatan tensil hingga 28.000 per inci , dibandingkan dengan baja yang memiliki tensil 23.000 per inci.

Konstruksi bambu yang terbukti tahan terhadap gempa bumi pun menjadi semakin eksotik ketika dirancang dalam bentuk bangunan yang artistik.

Rumpun bambu sebagai penguat struktur bantaran sungai dan penjaga kelembaban tanah dan tangkapan air hujan sehingga tidak rawan longsor.

Pada foto diatas terlihat bagaiman dasar sungai yang tergerus air sehingga bebatuaanya menjadi jatuh, tetapi akar dan rumpun bambu tetap kuat bertahan.

Pengawetan Bambu

Bambu memiliki keawetan yang sangat rendah, mudah diserang mikro organisme dan serangga sehingga dengan alasan untuk penggunaan jangka panjang, orang cenderung tidak memilih bambu.

Oleh karenanya pengawetan bambu baik secara konvensional atau kimiawi perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai pakai bambu sehingga mampu dipakai untuk kurun waktu yang lama (membuat balok bambu untuk tiang bangunan dan kuda kuda, papan laminasi , papan panel dan atap bambu)

Tanpa pengawetan di tempat terbuka bambu hanya dapat digunakan 1-3 tahun apabila dibawah naungan / terlindung 4-7 tahun dan pada kondisi ideal dapat digunakan 10-15 tahun apabila dengan pengawetan dapat digunakan lebih dari 15 tahun. (Liese , 1980 dalam Morisco 2005).

Beberapa contoh konstruksi yang menggunakan bambu, dari rumah, warung, gubug, pos ronda, sampai jembatan, dll.