Search
Generic filters

Pohon Bungur Pohon (Lagerstroemia speciosa)

Bungur pohon (Lagerstroemia speciosa) termasuk spesies pohon yang berasal dari Asia selatan tropis. Pohon bungur besar merupakan pohon gugur dengan bunga merah muda cerah hingga ungu muda. Bungur pohon juga biasa disebut dengan Bungur Besar, Bungur Biasa, Bungur Kebo atau Pohon Bungur. Berbeda dengan jenis bungur lainnya, Bungur pohon dapat mencapai ketinggian 24 meter.

Ditinjau dari sejarahnya, genus ’Lagerstroemia’ sendiri berasal dari nama seorang Swedia bernama Magnus von ’Lagerström’ yang memberikan koleksi tanamannya kepada Carolus Linnaeus, ahli taksonomi terkenal di dunia. Genus Lagerstroemia termasuk famili Lythraceae, terdiri dari kurang lebih 50 spesies, Saat ini banyak dij umpai sebagai tanaman pelindung di jalan-jalan raya di kota-kota besar di Asia tengggara. Di Indonesia Lagerstroemia yang banyak dikenal dengan nama ’Bungur’.

Bungur pohon dulu juga banyak ditanam di pekuburan. Kini selain ditanam sengaja di pinggir jalan raya dan halaman rumah, juga banyak tumbuh liar di tepian sungai.

Habitat tanaman Bungur tumbuh pada tanah basah atau tanah yang kadang – kadang digenangi air, tetapi tidak tumbuh pada tanah gambut. Jenis ini dapat pula tumbuh pada tanah kering yang kurang subur dan pada padang alang-alang, baik pada tanah liat maupun pada tanah liat berpasir. Bungur dapat tumbuh ideal di iklim basah hingga agak kering d pada ketinggian 0 – 800 meter dari permukaan laut.

Ada dua jenis bungur yang populer sebagai peneduh serta tanaman hias, yakni bungur besar (Lagerstoemia speciosa) dan bungur Jepang (Lagerstromia speciosa, faurieri, Lagerstromia speciosa, indica, dan hibrida keduanya) yang lebih kecil, berbentuk perdu dengan ketinggian maksimal mencapai 8 meter.

Tanaman Bungur pohon yang memiliki nama ilmiah Lagerstroemia speciosa (L.) Pers, adalah sejenis tumbuhan berwujud pohon atau perdu yang dikenal sebagai pohon peneduh jalan atau pekarangan. Bunganya berwarna merah jambu, bila mekar bersama-sama akan tampak indah.

Klasifikasi

  • Subkingdom : Tracheobionta
  • Superdivisi : Spermatophyta
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Subkelas : Rosidae
  • Ordo : Myrtales
  • Famili : Lytraceae
  • Genus : Lagerstroemia
  • Spesies : Hibiscus speciosa (L.) Pers.

Beberapa nama lain yang pernah digunakan untuk spesies ini antara lain Munchausia speciosa, Lagerstroemia reginae, dan Lagerstroemia flos-reginae

Morfologi

  • Bunga bungur memiliki daun mahkota yang keriting (‘crinkly’) seperti kertas krep. Mahkota bunga ini berjumlah 5 untuk setiap bunganya. Bunganya merupakan bunga majemuk bentuk malai (panicula), yang tumbuh di ujung cabang atau di ketiak daun yang tinggi. Bungur berbunga dengan baik hanya pada daerah-daerah dengan perbedaan musim hujan dan musim kemarau yang jelas.
  • Warna bunga bungur jenis Bungur pohon ini berwarna lembayung muda, pink atau putih.
  • Batangnya terdapat bercak-bercak warna kuning yang tidak teratur .
  • Daun bungur berupa daun tunggal, bertangkai pendek, bentuknya oval atau ellips memanjang.
  • Buahnya adalah buah kapsul yang berkayu, berbentuk bola sampai bulat memanjang.

Bungur dapat tumbuh ideal dengan cahaya matahari penuh dan pertumbuhannya terganggu jika ditanam di tempat teduh. Tanaman ini tahan terhadap kondisi kekeringan. Pada musim kemarau bungur menggugurkan daunnya, Bunga-bunga biasanya muncul bersamaan dengan munculnya daun-daun baru. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan melalui generatif (biji) dan vegetatif (cangkok).

Potensi Ekologi

  • Tumbuh baik di berbagai jenis tanah: berpasir, liat, subur, maupun gersang.
  • Mampu bertahan di ketinggian hingga 800 m dpl, menjadikannya fleksibel untuk berbagai zona agroekologi.
  • Dapat digunakan dalam program reboisasi dan penghijauan berbasis komunitas.
  • Bungur juga mempunyai banyak manfaat sebagai tanaman yang berpotensi obat. Daun pohon bungur mempunyai potensi untuk mengobati berbagai keluhan penyakit pada permukaan kulit, Gatal-gatal karena alergi, luka, bisul. Mencegah penyakit aterosklorosis. Mengobati sakit gigi dan Batuk berdarah, Mencegah trombus ( Penggumpalan darah), Menangkal radikal bebas : Daun bungur pesudah sejak dulu dipercaya mampu melambatkan proses penuaan dini yang akan membuat kulit terlihat kusam dan agak keriput.

Potensi Peneduh Jalan

  • Bungur sering ditanam di pinggir jalan, taman, dan pekarangan karena tajuknya yang lebar dan bunganya yang menarik.
  • Memberikan naungan alami, mengurangi suhu permukaan, dan meningkatkan kenyamanan mikroklimat perkotaan.

Potensi Karbon

  • Berdasarkan studi biomassa pohon tropis, pohon dengan diameter sekitar 20–30 cm dan tinggi 10–15 meter seperti Bungur besar dapat menyerap sekitar 50–100 kg COâ‚‚ per tahun, yang setara dengan 20–40 kg karbon.
  • Pohon yang lebih tua dan besar (diameter >40 cm) dapat menyerap lebih dari 100 kg COâ‚‚ per tahun.

Faktor pendukung serapan karbon

  • Diameter batang (DBH): Semakin besar diameter, semakin tinggi potensi serapan karbon.
  • Kondisi tanah dan iklim: Tanah subur dan iklim tropis lembab meningkatkan laju pertumbuhan dan serapan karbon.
  • Lokasi tanam: Pohon di ruang terbuka (taman kota, pinggir jalan) cenderung tumbuh lebih cepat dibandingkan yang berada di bawah kanopi hutan.

Gambar

 Sumber : Plantnet, Global Biodiversity Information Facility (GBIF) & Dari berbagai sumber