Informasi Dasar
-
[cite_start]
- Nama Ilmiah: Ficus annulata [cite: 1]
- Nama Lokal: Karet kuning, bulu, ki oneng, harat taji (Batak) [cite: 1]
- Ciri Spesifik: Memiliki buah (ara) yang berukuran cukup besar dengan cincin atau garis melingkar yang khas di sekitar ostiolnya.
[cite_start]
Morfologi
- Habitus: Pohon pencekik (strangler) besar yang dapat mencapai tinggi 25-35 meter.
- Jenis Akar: Akar papan dan akar udara yang kuat melilit inang.
- Akar Gantung: Memiliki akar gantung yang akan mengeras menjadi batang pendukung seiring bertambahnya usia.
- Daun: Berbentuk elips hingga oblong, tekstur tebal dan kaku.
- Batang: Kulit kayu berwarna abu-abu kecokelatan, mengeluarkan getah putih pekat.
- Bunga/Buah/Ara: Ara berbentuk bulat telur, berubah warna menjadi kuning atau oranye kemerahan saat matang.
- Biji: Kecil, terlindungi di dalam sinkonium yang berdaging.
Daur Hidup
- Fase Pertumbuhan: Berawal sebagai epifit di tajuk pohon lain, mengirimkan akar ke tanah, dan akhirnya mencekik pohon inangnya hingga mati.
Jaring Kehidupan
- Simbiosis Tawon: Melakukan simbiosis mutualisme dengan tawon dari famili Agaonidae untuk proses polinasi.
- Hubungan Makanan: Buahnya merupakan sumber energi penting bagi mamalia arboreal seperti tupai dan berbagai jenis burung.
- Lingkungan: Berperan penting dalam menjaga keutuhan kanopi hutan.
Potensi
- Ekologi: Sebagai spesies kunci (keystone species) karena menyediakan makanan sepanjang tahun.
- Sosial-Budaya: Di daerah Sumatera (Batak), dikenal sebagai Harat Taji dan memiliki nilai dalam pengetahuan lokal.
Gambar
(Isi Gambar Kosong)
#Ficus annulata #karet kuning