Pancasuda (Jasminum pubescens)

Pancasuda (Jasminum pubescens ) merupakan tanaman perdu yang memanjat / menggantung, tinggi antara 0,3-10 m, tumbuh didaerah pada ketinggian 0-500 m dpl. Pancasuda ini memiliki nama lokal lainnya melati, menur, dll.

Pancasuda memiliki daunnya bertangkai pendek, tiap ruas batang terdapat 2 helai daun. Bunganya bertangkai putik tidak sama dan berbau harum. Dalam anak payung berbunga cukup lebat diujung / diketiak sebanyak 3-15 buah. Berbuah buni, setelah masak berwarna hitam mengkilat dengan panjang kira-kira 1 cm. Pembudidayaannya dengan cara stek / tunas-tunas dekat akar.

Kandungan penting :

Tanaman ini mengandung minyak atsiri yang berisi linalool, bensil asetat, jasmon dan minyak wangi jasmin pada bunganya. Rebusan daunnya dapat untuk mencegah albuminuri, sehingga kekaburan pandangan mata dapat ditanggulangi.

Khasiat & Penggunaan

Mengobati rabun malam dan mencegah albuminuri.

Mencegah albuminuri

    • Ambil 75 lembar daun melati yang dikeringkan, direbus dengan air bersih sebanyak 5 gelas, sampai tinggal 2 gelas.
    • Diminum pagi dan sore dengan tenggang waktu setiap 3 hari.

Rabun malam

    • Tambahkan ramuan untuk mencegah albuminuri diatas dengan 5 tangkai daun tekik (Albizzia lebbeck Benth), cara minumnya sama seperti ramuan untuk mencegah albuminuri yaitu diminum pagi dan sore dengan tenggang waktu setiap 3 hari.

Gambar :

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara