Iris (Iris pallida)

Iris (Iris pallida) atau iris manis merupakan tanaman tahunan dengan bunga yang beraroma kuat, Iris termasuk dalam genus Iris, famili Iridaceae. Disinyalir berasal dari pantai Dalmatian (Kroasia) tetapi sekarang banyak digunakan sebagai tanaman hias. Memiliki rimpang untuk tumbuh dan beradaptasi dengan baik pada lingkungan yang berbeda.
Bunga iris (Iris pallida) merupakan salah satu jenis bunga dari famili Iridaceae yang terdiri dari 300 spesies. Bunga ini memiliki warna yang beragam dan mencolok, kecuali merah terang. Keindahannya tersebar di seluruh belahan dunia dengan warna dominan yang berbeda di setiap wilayahnya.

Warnanya yang beragam menjadikan bunga iris dipercaya berkaitan dengan mitologi Yunani Kuno. Menurut Interflora, Iris merupakan dewi berjubah hujan yang diutus untuk menyampaikan pesan antara surga dan bumi dengan pelangi sebagai perantara.

    • Tumbuhan semak, menahun, tinggi 20-50 cm.
    • Batang : pendek, bulat, membentuk rimpang, kasar, coklat.
    • Daun : Tunggal, lanset tersusun seperti kipas, ujung runcing tepi rata, pangkal melekat batang, panjang 20-50 cm, lebar 1-2 cm, hijau.
    • Bunga : Majemuk, bentuk bulir, mahkota lonjong, tepi beringgit, berbulu, beralur, benang sari berhadapan dengan mahkota, ungu.
    • Buah : Kotak, hijau.
    • Biji : pipih, hitam.
    • Akar : Serabut, putih.

Kandungan penting

Rimpang dan daun Iris pallida mengandung saponin, di samping rimpangnya juga mengandung polifenol dan daunnya mengandung tanin.

Khasiat dan Cara penggunaan

Bedak penghalus kulit

Rimpang Iri pallida digunakan sebagai bedak penghalus kulit. Untuk bedak dipakai kurang lebih 10 gram rimpang kering Iris pallida, dicuci dan ditumbuk sampai lumat, ditambah dengan air hangat secukupnya kemudian dipakai sebagai bedak menjelang tidur.

Bermanfaat untuk memurnikan air

Iris kuning memang dapat bersifat invasif. Namun, jika pertumbuhannya terkontrol atau dibudidayakan dengan baik, dapat memberikan keuntungan. Salah satu manfaat iris kuning ialah dapat memurnikan air.

Umbinya dapat dijadikan minyak esensial

Umumnya, minyak esensial dari bunga diambil dari bunga itu sendiri, bukan dari daun atau batangnya. Namun, minyak esensial iris justru diambil dari rimpangnya, lho.

Rimpang atau rizhoma bunga iris disebut orris dan memiliki aroma seperti violet. Namun, untuk mendapatkan aroma terbaik, membutuhkan waktu pengeringan sekitar 3 tahun. Kemudian, ditumbuk dan disuling untuk menghasilkan minyak esensial serta dapat dijadikan campuran parfum.

Tetapi semua bunga iris dapat dijadikan minyak esensial. Saat ini, minyak esensial bunga iris berasal dari tiga jenis saja, yaitu Iris germanica, Iris pallida dan Iris florentina.

Gambar :

Sumber : disarikan dari berbagai sumber.