Kayu Kuning (Arcangelisia flava L.)

Kayu kuning (Arcangelisia flava L.) merupakan salah satu tanaman yang secara empiris masyarakat Atinggola menggunakannya untuk mengobati segala penyakit seperti liver, kanker, dan penyakit degeneratif lainnya. Tumbuhan ini merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang biasanya dipergunakan sebagai bahan jamu.

Kayu kuning ini termasuk tumbuhan liar yang umumnya ditemukan tumbuh di pantai berbatu / di tepi-tepi hutan, pada ketinggian 100 m sampai 800 m di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juli-September, pengumpulan bahan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau.

Kayu kuning merupakan tumbuhan yang dapat mencapai ± 10 m, batang utama sebelum bercabang dua besarnya seperti lengan/betis orang dewasa, batang tersebut mengandung air, batang dan cabangnya liat, dalam batang berwarna kuning dan rasanya pahit. Bentuk daun bundar telur sampai lonjong/elip yang meruncing di bagian ujung, permukaan daun hijau mengkilat. Perbungaan malai, terdapat pada batang tua atau di ketiak daun, warna bunga kuning pucat. Pada batang atau cabang-cabang yang besar terdapat tandan buah yang menggantung, buah berwarna kuning, terdiri atas daging buah yang berlendir dan biji besar, pipih

Bagian yang digunakan :

Kayu dalam keadaan segar / setelah dikeringkan.

Kandungan penting :

Kayu dan daun kayu kuning mengandung saponin, flavonoida dan tanin, di samping itu kayunya juga mengandung alkaloida.

Khasiat :

    • Hampir semua bagian tumbuhan ini berkhasiat obat diantaranya yaitu; Akar: berguna untuk mengobati bronchitis (radang saluran nafas), diabetes, maag, dan sakit kuning cacingan, darah kotor, disentri, kencing bernanah (rajasinga).
    • Di beberapa daerah di Kalimantan dan Sulawesi, tumbuhan ini biasanya dipergunakan mengobati penyakit demam, diare, hepatitis, kecacingan, gangguan pencernaan, dan seriawan berbentuk rebusan. Sedangkan berdasarkan penelitian, batang dan akar kayu kuning telah terbukti mempunyai aktivitas sebagai antimalaria, antidepresan, antioksidan, antidiabetes, antibakteri, dan juga antikanker. Ekstrak Arcangelisia flava mampu menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL tikus hiperlipidemia.
    • Obat sakit kuning, cacingan, serta obat sariawan.

Cara penggunaan :

Obat sakit kuning :

Kayu kuning sebanyak 30 gram, dicuci, direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit / sampai air rebusan tinggal setengahnya, disaring, setelah dingin diminum sekaligus. Lakukan pengobatan sebanyak 3 kali sehari.

Obat cacingan :

Kayu kuning sebanyak 20 gram, dicuci, direbus dengan 200 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring, setelah dingin diminum sekaligus.

Gambar :

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara