Mimba (Azadirachta indica)

Daun mimba (Azadirachta indica) adalah tanaman yang ditengarai berasal dari India yang sering dijadikan obat herbal untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Pohon Mimba sering disalahartikan dengan Mindi, karena bentuk keduanya yang hampir mirip. Pohon Mimba dengan pohon Mindi memang sama-sama berasal dari familia Meliaceae, namun keduanya memiliki perbedaan taksonomi. Mindi (Melia azedarach) memiliki ukuran daun lebih kecil, dengan ujung daun tunggal pada ujungnya, sementara Mimba (Azadarachta indica) berukuran lebih besar, lebih bergerigi tepian daunnya dan berpasangan.

Namun kandungannya hampir sama dan sering digunakan dalam pembuatan pestisida nabati. Kandungan racun dalam Mimba cenderung lebih tinggi dari Mindi.

Sejak dahulu kala, ekstrak daun mimba sudah digunakan dalam dunia medis tradisional. Semua bagian dari pohon tersebut memiliki senyawa penting yang berkhasiat sebagai obat dan pendukung kecantikan. Daun mimba mengandung lebih dari 130 jenis senyawa biologis, seperti nimbin, numandial yang membantu menyembuhkan tubuh dan meningkatkan kesehatan.

Selain itu, daun mimba juga terkenal dengan sifat anti-penuaannya. Karena sifat antioksidannya, daun mimba melindungi kulit dari sinar UV yang berbahaya, polusi, dan faktor lingkungan lainnya. Vitamin dan asam lemak dalam mimba meningkatkan dan menjaga elastisitas kulit, mengurangi kerutan dan garis halus.

Ciri-ciri Mimba ;

    • Akar tunggang, berbentuk silindris, cokelat.
    • Batang tegak dan berkayu, kulit tebal, kasar.
    • Daun majemuk letak berhadapan, menyirip genap, bentuk lonjong dengan tepi bergerigi, ujung runcing, tersusun seperti spiral mengumpul pada ujung rantai, panjang sampai 5-7 cm, lebar 3-4 cm.
    • Bunga berwarna putih baik itu kelopak bunga dan benang sarinya, kelopak bunga dan mahkota bunga masing-masing lima.
      • Buah berbentuk oval, bila masak daging buahnya berwarna kuning.
    • Biji bulat, diameter kurang lebih 1 cm, berwarna hijau, kulit biji agak keras.

Kandungan ;

Daun: senyawa β-sitosterol, hyperoside, nimbolide, quercetin, quercitrin, rutin, azadirachtin, nimbine, 6-desacetylbimbine, nimbolide. Biji: azadirachtin, salanin, meliantriol, nimbi, nimbidin.

Khasiat  :

Antiinflamasi, antibakteri, antidiabetes, mengatasi demam, kardiovaskular. Daun: penambah nafsu makan, menanggulangi disentri, borok, malaria. Minyak: mengatasi eksim, penyembuhan kuman. Kulit batang: mengatasi nyeri lambung, penurun demam.

    • Asma
    • Sembelit
    • Batuk
    • Diabetes
    • Radang lambung
    • Gangguan pencernaan
    • Infeksi saluran kemih
    • Penyakit periodontal

Penggunaan :

    • Ketombe dan kutu

Anda bisa langsung mengoleskan minyak daun mimba ke rambut, untuk mencegah ketombe dan kutu.

    • Penyakit Kulit

Kunyit yang dikombinasikan dengan pasta daun mimba dapat digunakan untuk mengobati gatal, eksim, cacing cincin, dan beberapa penyakit kulit ringan lainnya.

    • Mengobati Jerawat

Giling beberapa daun mimba hingga menjadi seperti pasta. Lalu oleskan setiap hari sampai jerawat benar-benar kering. Ramuan ini pun dapat membantu segala jenis letusan, bintik-bintik gelap, dan bisul kronis.

    • Disentri

      • Rebus ⅓ genggam daun mimba, 2 jari batang mimba (potong-potong) dengan 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa ¾ airnya.
      • Minum 2 kali sehari, masing-masing ¾ gelas.
    • Eksim (peradangan kulit)

      • Daun mimba sebanyak 20 lembar giling halus, remas dengan air kapur sirih seperlunya.
      • Tempelkan pada kulit yang terkena eksim dan dibalut dengan kain.
      • Ganti balutan 2 kali sehari atau sebanyak yang diperlukan.

Pengawetan :

    • Siapkan daun mimba segar.
    • Cuci sampai bersih.
    • Keringkan dengan cara dikeringanginkan atau dengan menggunakan oven bersuhu 40°C.
    • Setelah kering haluskan hingga menjadi serbuk.
    • Simpan simplisia dalam wadah kedap udara.

 

Gambar :

Sumber : disarikan dari berbagai sumber.