Temu Mangga (Curcuma mangga)

Temu mangga (Curcuma mangga) famili Zingiberaceae merupakan tanaman asli daerah Indo-Malaysia, tersebar dari Indo-China, Taiwan, Thailand, Pasifik hingga Australia Utara.

Dinamakan temu mangga karena aroma rimpangnya spesifik seperti aroma mangga, dapat dikonsumsi sebagai simplisia (diiris, dikeringkan dan direbus) instant, asinan, permen/manisan, sirup, selai, lalapan (rimpang segar), dan botokan. Temu mangga atau kunyit mangga merupakan empon-empon yang berkhasiat mirip dengan temu putih. Rimpangnya dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan pada perut, mengatasi penyakit kanker, dan penambah nafsu makan

Morfologi :

Merupakan tanaman semak dengan tinggi tinggi 1 sd 2 m.

    • Batang : Semu, tegak, lunak, batang di dalam tanah membentuk rimpang, hijau.
    • Daun : Tunggal, berpelepah, lonjong, tepi rata, ujung dan pangkal meruncing, panjang kurang lebih 1 m, lebar 10-20 cm, pertulangan menyirip, hijau.
    • Bunga : Majemuk, di ketiak daun, bentuk tabung, ujung terbelah, benang sari menempel pada mahkota, putih, putik, silindris, kepala putik bulat, kuning, mahkota lonjong, putih.
    • Buah : Kotak, bulat, hijau kekuningan.
    • Biji : Bulat, Coklat.
    • Akar dan rimpang : Serabut, Putih.

Nama lokal :

Beberapa nama daerah adalah Temu mangga, kunyit putih, kunir putih, temu bayangan, temu Mangga,  temu poh (Jawa), temmo pao (Madura), temu mangga, temu putih (Melayu), koneng joho, koneng lalap, konneng pare, koneng bodas (Sunda), dan nama asingnya adalah temu pauh (Malaysia), kha min khao (Thailand).

Kandungan penting :

β-hexosaminidase senyawa ini berfungsi sebagai anti alergi pada tubuh. Selain itu temu manga juga mengandung beberapa senyawa atsiri yang dapat menjaga kesehatan organ pencernaan. Kemudian temu manga memiliki beberapa kandungan senyawa yang bersifat antioksidan di dalamnya yang dapat menangkal efek dari radikal bebas pada tubuh.

Khasiat dan Cara penggunaan :

Secara empiris, rimpang temu mangga secara tradisional dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan perut, nyeri dada, demam, maag, dan perawatan post partum.Temu mangga berkhasiat sebagai penurun panas (antipiretik), penangkal racun (antitoksik), pencahar (laksatif), dan antioksidan. Khasiat lainnya untuk mengatasi kanker, sakit perut, mengecilkan rahim setelah melahirkan, mengurangi lemak perut, menambah nafsu makan, menguatkan syahwat, gatal-gatal pada vagina, gatal-gatal (pruritis), luka, sesak napas (asma), radang saluran napas (bronkitis), demam, kembung, dan masuk angin.

Mengecilkan rahim

    • Cuci 100 g rimpang temu mangga lalu parut dan saring.
    • Minum sekaligus.
    • Minum ramuan 1 kali sehari.

Penambah nafsu makan

Kurang lebih 100 gram rimpang Curcuma mangga dicuci, di parut, diperas, dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Menyembuhkan Maag

Temu mangga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit maag yang disebabkan karena iritasi atau luka pada dinding lambung yang menyebabkan rasa yang sangat nyeri. Hal ini dikarenakan temu mangga memiliki kandungan atsiri di dalamnya yang merupakan kandungan anti inflamasi yang dapat menyembuhkan luka lebih cepat.

Selain itu, kandungan kurkumin pada temu mangga juga memiliki peran dalam menyembuhkan penyakit maag dengan cara merangsang tubuh untuk lebih banyak menghasilkan lendir yang berfungsi melindungi lambung dari iritasi yang dapat menyebabkan penyakit maag.

Anti Kanker

Temu mangga juga memiliki kandungan senyawa yang dapat menghalangi pertumbuhan sel kanker pada tubuh. Kandungan kurkumin di dalam temu mangga dapat berperan dalam membunuh dan mengatasi sel kanker pada tubuh agar tidak menyebar dan menjalar ke seluruh tubuh.

Kurkumin diketahui dapat menghambat poliferasi yang dilakukan oleh sel kanker, dimana dapat mengakibatkan sel kanker tidak menyebar dan kemudian mati.

Pengamatan efek sitotoksik dari ekstrak metanol dan fraksinya (heksana dan etil asetat) dari temu mangga melawan 6 cell lines (garis sel) kanker pada manusia, yaitu: thehormone-dependent breast cell line (MCF-7), nasopharyngeal epidermoid cell line (KB), lung cell line (A549), cervical cell line (Ca Ski), colon cell lines (HCT 116 and HT-29), dan 1 non-cancer human fibroblast cell line (MRC-5

Kaya Antioksidan

Senyawa antioksidan merupakan salah satu senyawa yang banyak terdapat pada temu mangga. Salah satu senyawa antioksidan pada temu mangga adalah vitamin C.

Vitamin C merupakan senyawa yang dapat merangsang tubuh untuk lebih banyak memproduksi sel darah putih yang merupakan komponen utama sebagai sistem imunitas pada tubuh. Sistem imunitas tubuh yang kuat dapat menangkal efek dari radikal bebas pada tubuh.

Selain itu, senyawa kurkumin yang merupakan senyawa khas pada keluarga temu-temuan, memiliki sifat antioksidan yang dapat menjaga tubuh dari faktor eksternal maupun internal dari radikal bebas.

Mengatasi Anemia

Temu mangga diketahui dapat digunakan dalam mengatasi penyakit anemia atau kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah. Hal ini dikarenakan temu mangga memiliki senyawa zat besi yang lumayan banyak.

Zat besi merupakan salah satu komponen utama yang menyusun sel darah merah, dimana zat besi dibutuhkan untuk berikatan dengan hemoglobin dan myoglobin yang merupakan 2 zat penting pada sel darah merah yang berguna untuk mengikat oksigen.

Myoglobin dan hemoglobin berfungsi mengikat oksigen untuk digunakan sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru untuk disalurkan ke seluruh jaringan pada tubuh.

Mencegah penuaan dini

Temu mangga memiliki kandungan senyawa yang dapat mencegah terjadinya penuaan diri pada tubuh, senyawa tersebut adalah vitamin E. Vitamin E merupakan salah satu asupan vitamin yang sangat baik bagi tubuh terutama pada kulit. Vitamin E diketahui dapat mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit karena dapat mengganti sel-sel kulit yang telah mati dengan sel-sel yang baru. Hal ini dikarenakan vitamin E merangsang tubuh untuk lebih banyak memproduksi kolagen yang dapat menggantikan sel kulit mati pada tubuh.

Anti Inflamasi

Anti inflamsi adalah obat-obatan yang mengurangi tanda-tanda atau gejala peradangan. Efek ekstrak etanol Curcuma mangga (CME) dan fraksinya seperti air, kloroform, etil asetat, dan fraksi heksan, dari rimpang temu mangga terutama dari kloroform dan heksana dari rimpang temu mangga memiliki aksi sentral sebagai analgesik sebaik kerjanya sebagai anti inflamasi.

Penghambat Diare

Aktivitas antidiare Curcuma zeodoria Rosc (temu putih) dan Curcuma mangga menunjukkan jus temu putih dan temu mangga mempunyai efek antidiare yang cukup signifikan. Efek antidiare terjadi dalam hal menurunkan frekuensi dan prosentase diare, memperbaiki konsistensi feses, dan memperpanjang waktu pertama diare. Perasan rimpang temu mangga memperlihatkan adanya khasiat anti diare walaupun efeknya lebih kecil dibanding loperamide (obat diare).

Mengobati TBC

    • Siapkan 15 g temu mangga dan 15 g sambiloto.
    • Rebus semua bahan dengan 4 gelas air menggunakan api kecil hingga tersisa 2 gelas air. Saring hasil rebusan.
    • Minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari sama banyaknya.

Gambar :

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara, idnMedis