Cabai Merah

0 Comments

Tanaman cabai (capsicum anuum) berasal dari Amerika tropis, tersebar mulai dari Meksiko sampai bagian utara Amerika Selatan. Di Indonesia, umumnya cabai dibudidayakan di daerah pantai sampai pegunungan, hanya terkadang menjadi liar. Batang berkayu, berbuku-buku, percabangan lebar, penampang persegi, batang muda berambut halus berwarna hijau. Tanaman ini punya banyak nama lokal diantaranya; Capli (Aceh), Lacina (Batak Karo), Lombok, Mengkreng (Jawa), Cabi (Lampung), Lombok, Sabrang (Sunda), Rica (Manado), Tabia (Bali).

Cabai (capsicum anuum)  yang tersebar di Indonesia punya banyak varietas diantaranya yang populer adalah cabe merah dan cabe rawit.

Kandungan penting :

Buah mengandung kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin (A,C), damar, zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, dan lutein. Selain itu, juga mengandung mineral, seperti zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan niasin. Zat aktif kapsaisin berkhasiat sebagai stimulan. Jika seseorang mengonsumsi kapsaisin terlalu banyak akan mengakibatkan rasa terbakar di mulut dan keluarnya airmata.

Khasiat :

  • Mengobati rematik, sariawan, sakit gigi, influenza, meningkatkan nafsu makan, antiseptik, membunuh sel kanker, melancarkan pencernaan, meningkatkan kinerja otak, menghilangkan stres, mencegah obesitas, membantu menurunkan berat badan, membantu pembentukan sel darah merah.
  • Secara popularitas cabai merah berkhasiat untuk : Terapi pengobatan Rematik, Mengobati Sariawan, Mengobati Sakit gigi, Terapi pengobatan Influenza, Meningkatkan nafsu makan,
  • Getah daun muda digunakan untuk : Mempermudah persalinan

Jenis-jenis cabai merah :

    • Cabai rawit
    • Cabai besar
    • Cabai keriting
    • Cabai bubuk
    • Cabai paprika

Cara penggunaan :

Rematik

    • Seduh 10 gram serbuk buah cabai merah dalam 1/2 gelas air panas.
    • Aduk sampai rata dan diamkan beberapa menit.
    • Hasil seduhannya dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.

Luka, bisul

    • Oleskan minyak sayur pada beberapa helai daun cabai, lalu layukan di atas api kecil.
    • Tempelkan daun cabai tersebut selagi hangat pada bagian kulit yang terluka.

Gambar