Enau / Aren (Arenga pinnata)

Pohon Enau atau aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae) termasuk tanaman palmae yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman serbaguna. Tumbuhan ini dikenal dengan berbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk, atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan Semenanjung Malaya; kawung, taren ; akol, akel, akere, inru, indu ; beluluk ; moka, moke, tuwa, tuwak ; ruyung (Jw) dan lain-lain.

Bangsa Belanda mengenalnya sebagai arenpalm atau zuikerpalm dan bangsa Jerman menyebutnya zuckerpalme. Dalam bahasa Inggris disebut sugar palm atau Gomuti palm.

Tanaman Enau (Arenga pinnata) termasuk jenis palma, memiliki akar kuat dan menjalar ke semua arah. Enau mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Enau yang sudah berusia 15-20 tahun dapat menghasilkan nira sebanyak 8 liter setiap hari dan bila dimasak dapat menghasilkan 25-35 kg kolang-kaling. Namun pada umumnya pohon enau tidak disukai para petani, sebab akarnya yang menjalar ke semua arah dapat merusak tanaman di sekitarnya. Enau biasanya tumbuh dan berkembang biak dengan baik di hutan-hutan.

Kandungan penting :

Berikut kandungan gizi per 4,6 gram gula aren :

Kandungan gizi Jumlah
Energi 18
Total karbohidrat 4,6 g
Natrium 0,1 mg
Kalium 1,3 mg
Gula 4,6 g

Khasiat dan Cara penggunaan :

Demam

Bahan : 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren . Cara membuat : dicampur dan diaduk sampai merata. Cara menggunakan : diminum biasa.

Sakit perut

Bahan : 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren, asam yang telah masak secukupnya. Cara membuat : semua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai merata, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan : diminum biasa.

Sulit buang air besar

Bahan : 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren. Cara membuat : dicampur dan di aduk sampai merata. Cara menggunakan : diminum biasa.

Gambar :

Sumber : Kitab Tanaman Obat Nusantara